Tantangan Penggunaan Cloud Computing

Source: Hypernet

Menjadi lebih produktif tanpa repot menginstal aplikasi di komputer tentu menjadi impian setiap pengusaha. Juga, jika mereka dapat menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak terbaru dengan biaya lebih rendah. Ini adalah dasar dari Cloud Computing.

Faktanya, cloud computing adalah teknologi komputasi yang harus Anda gunakan, baik sebagai individu maupun sebagai bisnis. Pasalnya, selain lebih produktif, Anda bisa melakukan banyak hal seperti membuat atau menyimpan dokumen dengan lebih mudah, menguji aplikasi dengan cara yang mudah, dan lainnya.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan cloud computing, dan apa saja fitur dan tantangan dalam menggunakannya?

 

Pengertian Cloud Computing

Cloud Computing adalah konsep komputasi berbasis internet. Dengan menggunakan konsep ini maka segala kebutuhan seperti menyimpan, mengakses dan mengolah data di komputer dapat dilakukan dengan lebih mudah melalui koneksi internet.

Contoh umum cloud computing adalah layanan penyimpanan seperti Google Drive atau layanan pengolah kata seperti Google Docs. Dengan kedua layanan ini, Anda dapat menyimpan dan mengakses data melalui Internet dengan sangat mudah.

Selanjutnya, konsep cloud computing juga dapat digunakan secara eksklusif oleh bisnis untuk kebutuhan internal. Salah satu fungsinya adalah penyimpanan dan pengolahan data yang biasanya mengandalkan pusat data, baik yang dikelola secara mandiri maupun menggunakan pihak ketiga.

 

Fungsi Cloud Computing

Sebenarnya, apa peran cloud computing? Setidaknya, Anda perlu memahami tiga fungsi penting cloud computing, yaitu:

  1. Memberikan skalabilitas yang mudah

Ketika suatu perusahaan perlu menyimpan lebih banyak data, ia membutuhkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Jika penyimpanan dilakukan menggunakan server atau komputer pribadi, maka harus ada komponen penyimpanan tambahan.

Dibandingkan dengan menggunakan cloud computing, ketentuan di atas tidak diperlukan, dan Anda dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan dan daya komputasi lainnya dengan lebih praktis. Dalam hal ini, Anda hanya perlu memilih paket layanan dengan spesifikasi lebih tinggi sesuai dengan penyedia layanan cloud computing yang Anda gunakan.

 

  1. Akses data yang mudah

Pernahkah Anda panik karena flashdisk berisi presentasi Anda terlupa, padahal presentasi harus segera diselesaikan? Jika Anda menggunakan layanan cloud computing, tentu tidak akan ada sederet masalah seperti kepanikan.

Dengan layanan berbasis cloud ini, Anda dapat menyimpan dan mengakses file secara online kapanpun dan dimanapun. Tentunya setiap file yang Anda miliki akan selalu tersedia saat perangkat yang Anda gunakan terhubung ke internet.

 

  1. Memudahkan kolaborasi

Fungsi lain dari cloud computing adalah memudahkan kolaborasi. Kolaborasi pada pekerjaan tertentu dapat dilakukan dengan lebih mudah dengan kemudahan akses data yang disediakan.

Misalnya, Anda dan kolega Anda menggunakan Google Sheets sebagai platform untuk mengedit dan mengerjakan dokumen. Dengan layanan cloud computing, kolega Anda dapat mengedit dari lokasi berbeda menggunakan platform yang sama.

Tidak hanya itu, modifikasi dokumen pun tersimpan secara otomatis dan dapat dilihat secara real time. Dalam hal ini, setiap orang nantinya akan mendapatkan versi terbaru dari dokumen yang sedang mereka kerjakan.

 

Tantangan Menggunakan Cloud Computing

Meskipun sekilas sangat memudahkan pekerjaan, layanan cloud computing memiliki tantangan tersendiri, yaitu:

  • Harus terhubung ke internet setiap saat
  • Adanya masalah selama downtime
  • Ancaman keamanan data
  • Kesulitan dalam migrasi data

 

Source:

  • https://www.uma.ac.id/
  • https://hypernet.co.id/id/2022/10/05/cloud-computing-pengertian-fungsi-dan-tantangan-menggunakannya/#:~:text=Dengan%20layanan%20berbasis%20cloud%20ini,Anda%20gunakan%20terhubung%20dengan%20internet.&text=Fungsi%20lain%20dari%20cloud%20computing%20adalah%20memudahkan%20kolaborasi.