
Source: istockphoto.com
Fluktuasi harga beli dan jual merupakan salah satu kerugian berinvestasi emas antam. Penting bagi Anda yang ingin membelinya untuk dapat memahami kerugian apa saja dalam berinvestasi emas antam.
Emas antam sendiri merupakan salah satu logam mulia yang kini banyak digunakan sebagai alat investasi karena memiliki banyak keuntungan. Namun selain mempertimbangkan keuntungannya, perlu Anda waspadai beberapa kerugian dalam investasi tersebut.
Untuk mengetahui apa saja kerugian berinvestasi emas antam, silahkan simak terus informasinya pada artikel ini.
Kerugian Investasi Emas Antam
Jika Anda memutuskan untuk melakukan investasi modal dengan emas, ada baiknya mempertimbangkan untung ruginya berinvestasi di emas antam, diantaranya adalah:
1. Tidak dapat dijadikan investasi jangka pendek
Kekurangan investasi emas antam yang pertama adalah tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat sehingga tidak bisa menghasilkan keuntungan dengan cepat. Hal ini dikarenakan selisih harga beli dengan harga buyback emas antam cukup besar sehingga tidak bisa cepat untung.
Selain itu, fluktuasi harga emas antam juga lebih lambat dibandingkan instrumen investasi lainnya sehingga hanya bisa meraup keuntungan dalam jangka panjang.
2. Tidak dapat menghasilkan pendapatan pasif
Kekurangan investasi emas antam berikutnya adalah tidak bisa menghasilkan pendapatan pasif karena merupakan instrumen jenis aset aktif. Dengan begitu, keuntungan yang didapat bisa diperoleh saat menjual emas tersebut.
Berbeda dengan instrumen investasi lain seperti saham atau tanah, keuntungan bisa diperoleh secara berkala. Inilah kelemahan dari investasi emas antam.
3. Resiko kerugian cukup tinggi
Emas antam merupakan aset yang cukup kecil sehingga memiliki risiko kerugian yang tinggi.
4. Dampak ekonomi sebenarnya seringkali kecil
Kerugian kedua dari investasi emas antam adalah tidak dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan perekonomian secara nyata. Karena keuntungan yang diperoleh dari investasi ini lebih banyak digunakan untuk kepentingan pribadi.
Meski begitu, ada pula yang memanfaatkan keuntungan emas antam sebagai modal usaha atau belanja guna membantu menggerakkan roda perekonomian.
5. Ketidakstabilan harga
Kerugian paling umum dalam investasi emas antam adalah kenaikan harga yang cenderung tidak stabil.
Secara umum, ketika suatu negara dihadapkan pada kondisi perekonomian tertentu, seperti inflasi, harga emas antam bisa melonjak. Namun, hal ini belum pasti. Kondisi inflasi juga dapat menyebabkan harga anjlok sehingga merugikan investor atas investasi emas antamnya.
6. Selisih harga emas tinggi
Selain harga yang cenderung lambat, kerugian investasi emas antam paling menonjol dibandingkan jenis instrumen lainnya.
Nilai spread merupakan selisih harga beli dan jual emas dan ditentukan oleh kebijakan produsen.
Salah satu faktor yang menentukan naik turunnya tingkat penyebaran emas adalah fluktuasi harga. Oleh karena itu, jika nilainya naik maka keuntungan baru bisa diperoleh.
Misalnya jika kita berinvestasi di emas antam per gram, maka Anda akan mendapat nilai spread kurang lebih 11%.
Berbeda dengan saham, rata-rata nilai spread yang didapat tidak akan mencapai 1%, namun hal ini juga bergantung pada platformnya.
7. Ada biaya tambahan lainnya
Jika tak ingin emas antam tertinggal di rumah, Anda bisa membuka rekening tabungan dan menitipkannya ke bank.
Namun kekurangannya berinvestasi emas antam melalui tabungan adalah akan dikenakan biaya penitipan tambahan.
Namun biaya titipan mempunyai jangka waktu tertentu, sehingga Anda perlu memperpanjang titipan setelah habis masa berlakunya. Selain itu, ada biaya administrasi yang dikenakan untuk setiap pembelian tabungan emas.
Kemudian biaya perpanjangan umumnya akan dibebankan oleh bank dengan mengurangi saldo tabungan yang merupakan kerugian investasi emas antam.
Source:
- https://www.uma.ac.id/
- https://www.ocbcnisp.com/id/article/2023/05/04/kerugian-investasi-emas-antam