Waspadalah Terhadap Penipuan Promo Liburan Berupa Phishing

Source: unsplash.com

 

Semua orang di seluruh dunia mencari tujuan perjalanan yang menarik, akomodasi dan transportasi dengan harga yang terjangkau pada saat puncak liburan tiba. Peneliti Kaspersky mengklaim telah mengamati penipu yang mengambil keuntungan dari pengguna yang tidak waspada, menawarkan mereka tiket pesawat, reservasi hotel, dan paket liburan murah.

Para peneliti perusahaan telah menguraikan skema penipuan umum yang digunakan untuk memikat para korban, serta tip bermanfaat untuk merencanakan liburan dengan aman, agar para pelancong pun dapat menghindari risiko ini.

Kaspersky menemukan banyak situs penipuan yang mengklaim menawarkan tiket pesawat murah. Halaman phishing yang dibuat dengan baik ini sering kali meniru layanan maskapai penerbangan dan agregator tiket terkenal.

Beberapa bahkan menampilkan detail penerbangan yang sebenarnya dengan mengirimkan permintaan pencarian ke agregator yang sah dan menampilkan informasinya. Namun, alih-alih memberikan tiket yang dijanjikan, penipuan tersebut dirancang untuk mencuri uang dan menggunakan informasi pribadi untuk tujuan berbahaya. Ini dapat mencakup penjualan detail perbankan dan mengidentifikasi informasi di situs gelap.

Langkah penting berikutnya dalam merencanakan perjalanan adalah menemukan akomodasi, menjadikannya daya pikat umum yang dieksploitasi oleh penipu online. Salah satu penipuan akomodasi yang paling umum adalah pendaftaran online palsu untuk akomodasi atau persewaan apartemen.

Penipu membuat iklan menarik di platform populer, menampilkan foto terbaik dan menawarkan harga murah untuk menarik wisatawan. Namun, setelah booking dan bayar, ternyata penginapan itu palsu.

Jenis penipuan penginapan lain yang menargetkan reservasi hotel. Penipu online dapat membuat situs web palsu yang meniru platform pemesanan hotel yang sah. Situs-situs ini sering kali mengharuskan pengguna untuk masuk dengan kredensial Facebook atau Google, yang memungkinkan penipu mendapatkan akses tidak sah ke media sosial atau akun email korban. Ini dapat menyebabkan pencurian identitas, transaksi tidak sah, dan aktivitas berbahaya lainnya.

Penipu membuat situs web palsu atau mengirim email yang mengklaim bahwa peserta dapat memenangkan hadiah menarik, seperti $100, dengan menyelesaikan survei perjalanan. Penipuan ini sering memanfaatkan keinginan orang untuk mendapatkan keuntungan finansial dan kesediaan mereka untuk berbagi pandangan.

Namun, survei ini dirancang untuk mengumpulkan informasi pribadi seperti nama, alamat, nomor telepon, dan bahkan informasi keuangan dengan kedok persyaratan kelayakan atau pembagian hadiah. Nyatanya, hadiah yang dijanjikan tidak pernah dikirimkan, dan informasi yang diberikan digunakan untuk tujuan penipuan, seperti pencurian identitas atau akses tidak sah ke rekening bank. Selain itu, survei sering kali meminta untuk membagikan ulang situs tersebut kepada teman-teman agar mereka juga dapat memperoleh hadiah.

 

Menurut penjahat dunia maya, skema tersebut tetap menarik bagi pengguna yang tidak menaruh curiga. Dalam kasus seperti itu, penjahat dunia maya menggunakan korban itu sendiri sebagai alat untuk menyebarkan penipuan lebih lanjut.

 

“Scammer selalu mencari pelancong yang tidak waspada, menargetkan keseruan rencana liburan mereka. Dari agregator tiket palsu hingga penipuan survei dan akomodasi, penipu online menggunakan berbagai taktik untuk mencuri uang dan informasi sensitif. Bagi Wisatawan, sangat penting untuk waspada dan hati-hati saat bepergian online.

 

“Verifikasi keaslian situs web, gunakan platform pemesanan tepercaya, dan jangan pernah membagikan informasi pribadi atau keuangan tanpa verifikasi yang tepat. Ingat, sedikit skeptisisme sangat membantu dalam memastikan liburan yang aman dan bebas penipuan,” komentar pakar keamanan Olga Svistunova. Kaspersky.

 

Untuk melindungi diri Anda saat merencanakan perjalanan atau liburan, pakar Kaspersky merekomendasikan hal berikut:

  1. Pesan menggunakan platform pemesanan perjalanan, situs web maskapai penerbangan, dan hotel tepercaya dan bereputasi baik. Berhati-hatilah terhadap situs web asing atau mencurigakan yang menawarkan harga sangat rendah atau terlalu banyak meminta informasi pribadi.

 

  1. Verifikasi keaslian situs web; Periksa kembali sambungan aman URL situs web (cari ‘https’ dan ikon gembok) sebelum melakukan transaksi apa pun atau memberikan detail pribadi. Berhati-hatilah terhadap situs dengan sedikit kesalahan eja atau nama domain yang tidak biasa, karena hal ini dapat mengindikasikan aktivitas penipuan.

 

  1. Periksa akomodasi, maskapai penerbangan atau biro perjalanan yang akan Anda gunakan. Baca ulasan dari sumber tepercaya untuk mempelajari pengalaman wisatawan lain dan potensi bahaya apa pun.

 

  1. Gunakan solusi keamanan tepercaya yang melindungi dari semua bentuk penipuan yang dikenal dan tidak dikenal, termasuk phishing perjalanan.

 

Source:

  • https://www.uma.ac.id/
  • https://www.medcom.id/teknologi/news-teknologi/1bVW5W2k-hati-hati-penipuan-liburan-pakai-phishing