Definisi dan Manfaat Digital Learning

Source: istockphoto.com

Akses informasi, gaya komunikasi dan penggunaan berbagai bentuk media sehari-hari telah banyak mengalami perubahan pada era digital industri 4.0 saat ini. Dampak lain terjadi pada sistem pendidikan dan digital learning (pembelajaran digital) karena adanya pemanfaatan teknologi.

Era digital Industri 4.0 telah membawa banyak perubahan pada seluruh aspek kehidupan. Beberapa perubahan tersebut antara lain gaya komunikasi, akses informasi, dan penggunaan berbagai bentuk media dalam aktivitas sehari-hari. Perkembangan teknologi ini juga berdampak pada sistem pendidikan, dan pembelajaran digital menjadi salah satu teknologi yang digunakan.

Di era digital ini, Anda tidak serta merta membutuhkan interaksi tatap muka jika ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Hasilnya, digital learning mulai banyak digunakan dalam sistem pendidikan.

Digital learning merupakan salah satu terobosan baru dalam dunia pendidikan yang memanfaatkan teknologi dan media digital dalam penyampaian materi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Metode pembelajaran ini kian banyak digunakan di berbagai bidang, salah satunya adalah peningkatan keterampilan para profesional atau karyawan. Sebab, mereka sangat dekat dengan produk teknologi.

Sistem pembelajaran digital ini sangat mudah diakses. Para profesional ataupun para karyawan bisa meningkatkan keterampilannya tanpa harus bertatap muka. Pembelajaran digital sendiri hadir dalam berbagai bentuk, tergantung strategi dan metode pembelajaran yang digunakan. Berikut ini adalah bentuk-bentuk digital learning.

1. Blended Learning

Blended learning merupakan bentuk pembelajaran digital yang memadukan proses pengajaran. Dalam strategi pembelajaran ini, kegiatan pembelajaran online dan offline dilakukan bergantian atau menggunakan sistem rotasi.

Selain itu, bagi para profesional yang menginginkan atau membutuhkan waktu belajar tambahan, terdapat pilihan studi online lainnya.

 

2. E-learning

E-learning merupakan bentuk pembelajaran digital yang sepenuhnya dilakukan secara daring melalui platform media online yang tersedia.

 

3. Adaptive Learning

Adaptive Learning merupakan metode pembelajaran yang menggunakan algoritma khusus untuk membuat rencana dan materi pembelajaran bagi setiap profesional. Penyusunan materi dan program studi tersebut didasarkan pada data kebutuhan individu tenaga profesional atau memanfaatkan teknik kecerdasan buatan.

 

4. Technology Class

Pembelajaran digital ini berlangsung secara tatap muka. Namun, sistem pembelajarannya memanfaatkan berbagai teknologi digital. Teknik-teknik tersebut antara lain dengan mendistribusikan buku materi dalam bentuk soft file, menggunakan buku teks elektronik, memanfaatkan perekam audio berbasis digital untuk mengkomunikasikan materi, atau menggunakan pengolah kata untuk membuat catatan.

 

Manfaat Digital Learning

Tren digitalisasi yang semakin meningkat menuntut segera diterapkannya program pendidikan 4.0 agar proses pengajaran menjadi efisien. Menyikapi situasi tersebut, digital learning menjadi salah satu metode pembelajaran yang diharapkan dapat segera digunakan secara luas. Sebab, sistem pembelajaran digital mempunyai banyak manfaat, diantaranya sebagai berikut.

1. Lebih praktis dan fleksibel

Manfaat digital learning yang pertama adalah kepraktisan. Melalui sistem pembelajaran ini, guru dan murid dapat berinteraksi tanpa saling bertemu. Oleh karena itu, baik guru maupun murid tidak perlu melakukan perjalanan jarak jauh, hal ini lebih praktis.

Selain itu, lokasi kegiatan pengajaran lebih fleksibel. Bisa dilakukan di mana saja dan tidak memerlukan ruang kelas formal, asalkan dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan fokus. Oleh karena itu, guru dan murid tidak perlu berpenampilan formal atau berpenampilan rapi.

 

2. Dapat mengambil pendekatan yang lebih tepat

Dibandingkan dengan metode pengajaran di ruang kelas, digital learning mengadopsi metode yang lebih cocok untuk siswa masa kini, yaitu pemanfaatan teknologi. Selanjutnya gaya mengajar yang digunakan merupakan perpaduan antara formal dan informal sehingga memudahkan peserta kursus online memahami materi yang disampaikan sesuai dengan gayanya masing-masing.

 

3. Dapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan

Digital learning menghilangkan cara-cara lama seperti menggunakan spidol, papan tulis, catatan dan pulpen sebagai media pembelajaran. Sistem digital learning menggantikannya dengan format media pembelajaran yang lebih menarik seperti audio, foto dan video. Pendekatan ini tentunya memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi peserta belajar.

 

4. Lebih banyak personalisasi

Penyampaian materi dalam digital learning dapat dilakukan satu arah maupun dua arah. Staf pengajar dan peserta dapat menggunakan fasilitas forum untuk berinteraksi seolah-olah berada di dalam kelas. Namun peserta juga dapat bertanya dan mendiskusikannya langsung dengan guru. Dengan cara ini, guru dan peserta dapat membangun interaksi yang lebih personal dan mendalam.

 

5. Menghemat waktu dan biaya

Dalam pembelajaran konvensional, baik guru maupun peserta belajar memerlukan waktu untuk melakukan perjalanan ke lokasi kursus. Hal yang sama juga berlaku ketika mata pelajaran atau ruang kelas dipindahkan. Tentu saja hal ini memerlukan banyak waktu. Selain itu, peserta belajar juga perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pembelian buku, bahan fotokopi, dan lain-lain.

Semua proses tersebut dapat disederhanakan melalui pembelajaran digital. Guru dan peserta dapat berinteraksi langsung menggunakan media digital tanpa harus bepergian. Yang Anda butuhkan hanyalah koneksi internet agar instruktur dan peserta tetap terhubung.

 

6. Proses dokumentasi lebih mudah

Melalui pembelajaran digital, peserta kursus online dapat melepaskan metode pembelajaran yang tidak praktis. Mereka tidak perlu lagi membuat catatan, membuat salinan tertulis isi pembelajaran, atau memfotokopi materi. Semua materi pembelajaran tersebut dapat direkam dan disimpan secara digital. Dengan cara ini peserta akan lebih mudah mengakses dan belajar nantinya.

 

7. Lebih ramah lingkungan

Dengan tidak banyak mencatat, peserta tidak lagi membutuhkan banyak kertas atau buku catatan. Metode pembelajaran digital ini secara tidak langsung mengurangi penggunaan kertas sehingga menciptakan metode pembelajaran yang lebih ramah lingkungan.

 

Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa digital learning merupakan solusi metode pembelajaran yang tepat saat ini. Digital learning berpotensi meningkatkan efektivitas proses pengajaran dan hasil akhir, serta meningkatkan kemampuan dan pola pikir generasi baru yang mengandalkan teknologi digital.

 

Source: