
Source: Shutterstock
Sisa Ramadhan 1444 Hijriah hanya beberapa hari. Umat Islam yang berpuasa harus terbiasa mengatasi kelaparan. Namun, penurunan daya tahan tubuh sangat mungkin terjadi. Selain itu, orang biasanya makan terlalu banyak minuman manis saat berpuasa. Belum lagi makanan yang mengandung banyak minyak, makanan ini terutama dikonsumsi oleh masyarakat.
Dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), dr Riza Mazidu mengingatkan salah satu cara menjaga stamina agar sehat dan bugar kala menjalankan ibadah puasa adalah dengan kecukupan asupan cairan.
“Selama puasa kita harus menahan makan dan minum dari terbit fajar hingga terbenam matahari sehingga asupan cairan sedemikian rupa harus bisa memenuhi kebutuhan cairan sehari penuh yang berkisar 2000-3000 mililiter atau 2-3 liter,” ujarnya kepada NU Online, Senin (17/4/2023).
Menurutnya, asupan cairan tidak hanya dapat diperoleh dari minuman, tetapi juga dari makanan yang mengandung kuah, buah-buahan, dan sayuran. Ia juga memberikan tips pengaturan konsumsi air minum di bulan Ramadhan ini. Tujuannya agar seseorang tidak merasa kembung. “Cara mengatur minuman yang mudah kita bagi menjadi 8 gelas dengan asumsi per gelas adalah 250 mililiter,” terangnya.
dr. Riza mengungkapkan bahwa selama puasa, waktu yang tepat untuk minum air adalah 1 gelas saat berbuka, 1 gelas saat setelah makan buka puasa, 1 gelas sebelum shalat Isya dan Tarawih. “Kemudian 1 gelas setelah shalat Tarawih, 1 gelas sebum tidur, 1 gelas setelah bangun tidur, 1 gelas saat makan sahur, dan 1 gelas saat mendekati waktu imsak,” imbuhnya.
Selain itu, disarankan untuk meningkatkan buah-buahan dan sayuran antara waktu berbuka sampai dengan sahur. “Kurangi makanan yang berminyak di saat makan sahur karena hal itu nanti akan mempengaruhi ketika di siang hari,” imbuhnya.
“Tips lain kurangi aktivitas yang tidak penting di luar ruangan. Kita perbanyak aktivitas di dalam ruangan dan perbanyak aktivitas ibadah,” kata dokter Riza.
Manfaat kandungan air mineral
Sementara itu dalam artikel Mengulik 5 Kandungan Air Mineral yang Istimewa untuk Tubuh disebutkan ketika tubuh kekurangan mineral, organ tidak bisa menjalankan perannya secara optimal, tidak bisa berkonsentrasi saat bekerja karena pemenuhan mineral tertentu tidak tercukupi. Kekurangan mineral tertentu bahkan bisa mempengaruhi kesehatan. Dalam air mineral terdapat berbagai kandungan dan manfaat yang bisa diperolehnya. Berikut ini manfaat kandungan air mineral:
1. Kalsium
Kalsium adalah mineral yang dapat mendukung fungsi tubuh. Mineral kalsium memainkan peran penting dalam meningkatkan struktur tulang manusia. Ketika jaringan tulang rusak, kalsium dapat memberikan sedimen pembentukan tulang baru.
2. Kalium
Mineral kalium dapat mendukung peningkatan tulang dalam tubuh. Melengkapi fungsi kalsium, kalium dapat mencegah osteoporosis. Kalium membantu menstabilkan tekanan darah dan penyimpanan air dalam tubuh. Salah satu manfaat kalium juga penting untuk mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.
3. Natrium
Natrium adalah mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Mineral natrium dapat mempertahankan fungsi otot dan sistem saraf. Natrium yang memasuki tubuh manusia melalui air mineral, membantu menstabilkan kadar air dalam tubuh. Selain itu, natrium dapat menyeimbangkan kandungan ion dalam tubuh. Saat cuaca panas, natrium juga membantu mengurangi kehilangan cairan.
4. Magnesium
Magnesium adalah kandungan mineral penting, dan berperan lebih dari 300 enzim dalam tubuh. Magnesium mendukung pekerjaan saraf dan otot, mengatur tekanan darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mineral dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dengan mengurangi dan menstabilkan tekanan darah.
5. Selenium
Selenium adalah kandungan mineral penting dengan antioksidan. Selenium Mineral dapat memainkan peran penting dalam mengelola metabolisme tubuh manusia. Seperti mineral lainnya, mineral ini juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan mengurangi peradangan dan kerusakan jaringan pada tubuh. Penggunaan selenium lainnya adalah membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia.
Source:
- https://www.uma.ac.id/
- https://nu.or.id/kesehatan/stamina-menurun-di-akhir-ramadhan-cukupi-asupan-cairan-dalam-tubuh-xBFz9