
Source: unsplash.com
Twitter akan mengenakan biaya kepada pengguna secara individual untuk setiap klik yang membaca konten dari setiap artikel. CEO Twitter Elon Musk mengatakan ini bukan tentang pelanggan bulanan. “Hal tersebut memungkinkan pengguna yang cenderung membaca artikel utuh sesekali untuk membayar tarif lebih tinggi, karena mereka tidak mendaftar untuk berlangganan secara bulanan”, tulis Elon Musk dalam tweet yang disiarkan oleh Business Insider pada hari Minggu.
Elon Musk mengatakan kebijakan yang akan diterapkan bulan depan adalah pilihan yang sama-sama menguntungkan bagi perusahaan media dan khalayak luas. Dengan mengacu pada kebijakan ini, pengguna Twitter akan memiliki pilihan untuk membayar setiap artikel yang mereka inginkan, daripada harus berlangganan setiap bulan di saluran distribusi berita online tersebut. Tidak ada detail lain yang tersedia tentang rencana pengaturan kebijakan, seperti kategori akun mana yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan fitur di platform Twitter.
Selain itu, tidak jelas bagaimana proses pembayaran dan distribusi akan bekerja, dan apakah peraturan akan terbatas pada rilis online resmi atau terbuka untuk semua pengguna yang berlangganan konten di berbagai platform. Juga tidak jelas berapa banyak Twitter akan dibayar untuk setiap artikel yang dilihat, atau berapa banyak publikasi online yang akan ikut serta dalam fitur ini.
Sebelumnya, banyak publikasi media online menerapkan tarif per artikel. Namun, pada akhirnya media tersebut lebih memilih untuk menyiapkan paket berlangganan bulanan bagi pengguna yang cenderung mendapatkan lebih banyak penghasilan.
Source:
- https://www.uma.ac.id/
- https://www.jpnn.com/news/pengguna-twitter-akan-dikenai-biaya-setiap-artikel-yang-dibaca